Foto:Dok. Kemhan RI
Jakarta, TM – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11).
Sjafrie juga berkesempatan untuk melihat langsung kondisi para pengungsi di dua lokasi pengungsian di Desa Blang Awe, Meureudu, Aceh.
Merespons kondisi darurat bencana, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menyalurkan berbagai bantuan antarinstansi, yang mencakup starlink 28 EA, genset 28 EA, mi instan 750 dus, tenda 38 set, kompresor 1 EA, genset PLN 4 unit.
Bantuan lainnya antara lain sembako bansos PMI 1.175 kg, ransum dan family food Balog TNI sejumlah 7.800 kg, alkes PMI, obat-obatan 1.234,6 kg, serta perahu Landing Craft Rubber (LCR) 20 EA untuk memudahkan mobilisasi di wilayah yang sulit dijangkau.
“Prioritas utama pemerintah saat ini adalah mendistribusikan logistik bagi masyarakat, mulai dari bahan makanan, kebutuhan pribadi seperti pakaian, hingga obat-obatan,” tegas Menhan Sjafrie.
Baca Juga: Personel TNI AD yang Hilang Saat Evakuasi Longsor di Padang Panjang Ditemukan Gugur
Seluruh bantuan tersebut akan didistribusikan menggunakan beragam alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI, misalnya pesawat angkut A400M, C-130 Super Hercules, dan C-130 Hercules, serta Helikopter Caracal H-225 milik TNI Angkatan Udara ke Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
