Foto:Dok. Dispenad
Jakarta,TM – TNI AD mengerahkan helikopter Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad), untuk memastikan bantuan logistik menjangkau di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah yang saat ini masih sulit diakses melalui jalur darat, Sabtu (20/12).
Menggunakan Helikopter Bell 412EPI Nomor Registrasi HA-5230, TNI AD mendistribusikan bantuan logistik ke sejumlah titik, antara lain Kecamatan Timang Gajah, Mesidah, dan Syiah Utama di Kabupaten Bener Meriah, serta Kecamatan Linge di Kabupaten Aceh Tengah.
Berdasarkan rilis Penerangan Angkatan Darat yang diterima, Senin (22/12), helikopter mengangkut 100 kilogram logistik dan lima orang dokter spesialis ke Desa Cekal, Kecamatan Timang Gajah, serta 1.000 kilogram logistik ke Desa Perumpakan Benjadi, Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah.

Distribusi bantuan dilakukan melalui udara mengingat kondisi medan dan keterbatasan akses darat yang belum memungkinkan dilalui secara normal. Di Desa Cekal, bantuan logistik langsung disambut masyarakat yang sangat membutuhkan, sementara di Desa Perumpakan Benjadi, helikopter berhasil mendarat dengan aman di lahan terbuka meski kondisi permukaan tidak sepenuhnya rata.
Baca Juga: Empat Penerbang Tempur TNI AU Siap Terbangkan Rafale
Selain Helikopter Bell 412EPI, TNI AD juga mengerahkan Helikopter Mi-17V5 Nomor Registrasi HA-5140 yang memiliki kapasitas angkut lebih besar. Helikopter ini mendistribusikan 1.000 kilogram logistik ke Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, serta 1.100 kilogram logistik ke Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah.
Meski begitu, misi ini tidaklah tanpa tantangan. Pelaksanaan misi distribusi logistik melalui udara ini dihadapkan pada tingginya intensitas operasi penerbangan di Bandara Rembele yang berdampak pada keterbatasan ketersediaan bahan bakar avtur.
Dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan, seluruh kru memutuskan menghentikan misi setelah total 3.200 kilogram logistik berhasil disalurkan ke wilayah sasaran.
