Foto:Dok. Giuseppe Garibaldi
Jakarta, TM – Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengungkapkan bahwa proses pengiriman kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Italia ke Indonesia saat ini masih berlangsung.
“Kapal Garibaldi masih proses, sedang berjalan dan sudah dalam proses tahapan untuk persiapan pengiriman ke Indonesia,” jelas Rico kepada wartawan usai pertemuan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar Sheikh Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali Al Thani di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Selasa (2/6).
Kendati demikian, Rico belum dapat memastikan waktu kedatangan kapal tersebut di Indonesia. Menurutnya, proses pengiriman turut dipengaruhi oleh kondisi keamanan dan kelancaran jalur pelayaran internasional, termasuk di kawasan Selat Hormuz yang saat ini terdampak dinamika geopolitik.
“Mudah-mudahan tahun ini. Dengan kondisi Selat Hormuz, yang konflik juga di sana ya, jadi mungkin ada keterbatasan distribusi, waktu pengiriman dan sebagainya,” imbuh dia.
Baca Juga: Prabowo: Pancasila Fondasi Persatuan Bangsa di Tengah Dinamika Global
Sebelumnya, pada kesempatan yang berbeda, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan bahwa ITS Giuseppe Garibaldi ditargetkan tiba di Tanah Air sebelum peringatan HUT TNI pada 5 Oktober 2026.
“Untuk Garibaldi, masih dalam proses ya. Harapannya bisa sampai di Indonesia sebelum HUT TNI,” ungkap Ali saat jumpa pers di Markas Pus Pom AL, Jakarta, 12 Februari 2026.
Seiring dengan rencana kedatangan kapal induk tersebut, TNI Angkatan Laut juga menyiapkan personel serta infrastruktur pendukung. Sejumlah personel TNI AL dijadwalkan menjalani pelatihan di Italia, sementara kesiapan pangkalan untuk mendukung operasional kapal tengah dimatangkan.
“Untuk personel sudah disiapkan dan nanti akan segera dikirim ke Italia. Kemudian pangkalan mungkin nanti kita siapkan juga di beberapa tempat di Indonesia ini,” ujar KSAL di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, 11 April 2026.
