Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) disambut kapten kapal HMS Richmond. Dok: Tim Media Menhan Sjafrie
Jakarta,TM – Untuk meningkatkan komitmen Indonesia dan Inggris terkait tatanan internasional berbasis hukum dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin bertemu Menteri Urusan Pertahanan Kerajaan Inggris, Vernon Rodney Coaker di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (26/6).
Pertemuan ini sekaligus mencerminkan bentuk kerja sama internasional di bidang pertahanan bersifat non-pakta yang dibangun atas dasar saling pengertian dan kepentingan bersama serta membuka peluang kolaborasi antar kedua negara.
Di akun X milik Menhan Sjafrie, ia menuliskan bahwa pertemuan tersebut juga disepakati pembaruan nota kesepahaman (MoU) kerja sama pertahanan bilateral yang akan diperkuat dengan kunjungan resmi ke kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Inggris, His Majesty’s Ship (HMS) Richmond.
“Selain itu, disepakati pembaruan MoU kerja sama pertahanan bilateral yang akan diperkuat dengan kunjungan resmi ke HMS Richmond di Tanjung Priok,” tulis Menhan Sjafrie.
Berdasarkan informasi yang diterima redaksi Think Medio pada Kamis kemarin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin tiba di Tanjung Priok untuk mengunjungi HMS Richmond pada pukul 14.30 WIB.
Baca Juga: Prabowo Sambut Kedatangan Anwar Ibrahim dari Halim ke Istana Negara
Menhan Sjafrie yang mengenakan kemeja coklat disambut oleh kapten kapal Richard Kemp beserta jajarannya untuk kemudian melangsungkan diskusi.
Ia mengatakan, banyak potensi yang bisa diambil dari kunjungan HMS Richmond ke Indonesia. Pasalnya, kapal perang tipe fregat ini bisa dibilang lengkap karena dirancang untuk bertahan dan menyerang baik dari permukaan laut, udara sampai daratan.
““Kita sudah bekerja sama khusus untuk fregat, kita mengharapkan progresnya bisa lebih cepat,” kata Menhan Sjafrie.
“Tentunya ini kita perlukan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan kekuatan TNI, khususnya angkatan laut. Nah ini yang kita perlukan,” sambungnya.
Diketahui, kapal perang yang merupakan bagian dari UK Carrier Strike Group (CSG) ini akan berada di Jakarta sejak 25 juni hingga 1 Juli 2025.
