Foto:Dok. Setpres BPMI
Jakarta, TM – Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) di Jepang berharap, kunjungan kerja (kunker) Presiden RI Prabowo Subianto ke Negeri Sakura dapat membuka peluang strategis bagi produk-produk dalam negeri untuk menembus pasar Jepang.
Salah satu perwakilan IPEMI di Jepang, Sari Okano, menekankan bahwa untuk bisa bersaing di pasar global, termasuk Jepang dan kawasan Asia, peningkatan kualitas menjadi hal mendasar yang tidak bisa ditawar. Tanpa kualitas yang kuat, produk lokal akan sulit menembus pasar yang kompetitif.
Di lapangan, pelaku usaha juga masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari distribusi, penguatan branding, hingga penetrasi pasar yang membutuhkan dukungan lebih konkret dari pemerintah.
Baca Juga: Presiden Filipina Umumkan Darurat Energi
Dalam konteks itu, diaspora dinilai memiliki peran strategis sebagai penghubung. Sari menyebut, keberadaan pelaku usaha Indonesia di luar negeri bisa menjadi “jembatan” bagi produk-produk Tanah Air untuk masuk dan dikenal di pasar global.
Ia kemudian menilai, kunjungan ini membawa energi positif, bahkan menyebutnya sebagai “aura besar” yang diyakini mampu mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia untuk lebih agresif menembus pasar Jepang.
“Harapan kami, dengan kedatangan Bapak ke sini bisa menjadi jalan untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang,” ujar Sari.
