Wakil Ketua Harian DPP Gekrafs, Noval Abuzar. (Foto:Dok. Gekrafs)
Jakarta,TM – Ketua Umum DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Kawendra Lukistian, menyebut agenda rapat pimpinan (rapim) menjadi awal konsolidasi menyelaraskan gerakan Gekrafs melalui delapan program prioritas dan strategis atau Astakarya.
Program ini dinilai sejalan dengan visi kemandirian ekonomi yang ditargetkan Presiden Prabowo dalam Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
Diketahui, pada Jumat (14/11) lalu, DPP Gekrafs menggelar rapat pimpinan perdana periode 2025-2030 di Jakarta. Rapim ini menjadi momentum menegaskan arah baru Gekrafs dalam membangun ekonomi kreatif Indonesia.
Sementara itu, Wakil Ketua Harian DPP Gekrafs, Noval Abuzar, menyampaikan bahwa salah satu yang menjadi fokus pada periode ini adalah meneguhkan posisi kreatif Indonesia di panggung global, baik dari sisi pelaku, UMKM dan peran pemerintah.
Noval juga menyoroti langkah strategis pemerintah Indonesia yang kini menjadi perhatian banyak negara, yakni keberadaan Kementerian Ekonomi Kreatif di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang menandai keseriusan Indonesia menempatkan kreativitas sebagai poros pembangunan ekonomi baru.
“Ini momentum untuk memperkuat arah kebijakan dan memastikan pelaku kreatif dan UMKM Indonesia di semua lapisan mendapat akses yang setara,” ujar Noval.
Baca Juga: Jelang Nataru, Dirut KAI: Kenyamanan Pelanggan Harus Ditingkatkan
Noval yang dikenal sebagai aktivis yang memperjuangkan pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM di Indonesia menegaskan pentingnya memperluas ruang kolaborasi.
Menurutnya, masa depan ekonomi kreatif Indonesia bergantung pada kemampuan menciptakan sistem yang menyatukan pelaku dari berbagai latar: pengrajin, seniman, perancang, pengembang teknologi, hingga produsen lokal.
“Ekonomi kreatif tidak boleh berhenti di pusat kota. Ia harus hidup di desa, di pasar tradisional, di ruang-ruang kecil tempat ide-ide lahir,” katanya.
“Ketika kreativitas menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, di situlah kekuatan bangsa dibangun.” tutupnya.
