Foto:Dok. Dispenau
Jakarta, TM – Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana mengungkap bahwa TNI AU mengerahkan Helikopter NAS-332 Super Puma untuk membantu proses evakuasi korban jatuhnya helikopter sipil PK-CFX di Kalimantan Barat, Kamis (16/4).
Selain itu, TNI AU turut mengerahkan sejumlah prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat), yang tergabung dalam tim SAR gabungan, untuk melakukan proses pencarian helikopter serta evakuasi korban.
“Kami mengerahkan kemampuan terbaik yang dimiliki TNI AU, baik unsur udara maupun personel di lapangan, untuk membantu proses evakuasi. Keselamatan tim menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” tutur Nyoman dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), dikutip Jumat (17/4).
Baca Juga: TNI AD Kerahkan 209 Prajurit Cari Helikopter Jatuh di Sekadau
Helikopter PK-CFX membawa dua kru serta enam penumpang saat kejadian nahas tersebut terjadi. Kedelapan orang tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sebelumnya, helikopter terbang dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya dan dilaporkan hilang kontak pada Kamis (16/4).
Proses evakuasi dilakukan secara bertahap karena lokasi jatuhnya pesawat berada di hutan wilayah Kabupaten Sanggau, Kalbar. Jenazah kemudian diterbangkan terlebih dahulu menuju Lanud Supadio, Pontianak sebelum diserahkan kepada keluarga.
“Koordinasi yang baik antara TNI AU dengan Basarnas dan beberapa instansi yang lain menjadi kunci keberhasilan dalam melaksanakan misi tersebut,” pungkas Marsma TNI I Nyoman.
