Foto:Dok. Dispenad
Jakarta,TM – Satgas Yonzipur I/DD mulai melakukan pemasangan jembatan Bailey di Desa Garoga, Tapanuli Selatan, Minggu (7/12). Kerusakan jembatan tersebut mengakibatkan mobilitas dan distribusi bantuan terhenti.
Jembatan darurat ini menjadi penghubung utama antara Kabupaten Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah setelah terputusnya akses akibat banjir bandang yang menimpa wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Untuk itu, guna mempercepat pemulihan, Satgas Yonzipur I/DD mengerahkan personel Zeni beserta crane dan excavator.
Jembatan Bailey yang dipasang memiliki spesifikasi panjang 33 meter dan lebar 3,05 meter, dengan kemampuan menahan beban hingga 35 ton.
Baca Juga: Banjir Aceh, Prabowo Pastikan Sawah Rusak Direhabilitasi & Utang Petani Dihapus
Sebanyak 20 personel Yonzipur I/DD terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut, yang ditargetkan rampung secepat mungkin mengingat jalur Garoga merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat dua kabupaten.
Kapendam I/BB menyampaikan bahwa proses pemasangan terus dikebut demi memastikan jalur penghubung dapat segera dibuka kembali.
“Kami berharap pemasangan ini cepat tuntas sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ujarnya.
