Foto:Dok. Dispenad
Jakarta,TM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menegaskan bahwa pembinaan prajurit tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan kedisiplinan, tetapi juga harus berjalan seiring dengan pembinaan keagamaan.
Hal ini disampaikan saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama prajurit dan keluarga besar Grup 1 Kopassus di Markas Grup 1 Kopassus, Serang, Banten, Senin (16/3).
Maruli menilai, kegiatan keagamaan di lingkungan satuan memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian prajurit sekaligus menjadi landasan moral dalam pelaksanaan tugas.
“Anda tidak bisa membina anggota menjadi baik tanpa pendampingan keagamaan yang baik,” tegasnya.
Baca juga: KSAD Soal Sebaran Surat Telegram Perintah TNI Siaga I: Tidak Ada
Selain itu, ia mengingatkan prajurit agar terus meningkatkan kualitas diri sebagai prajurit tangguh yang siap menghadapi dinamika tugas yang semakin beragam.
“Tantangan akan terus bervariasi, karena itu prajurit harus membentuk diri menjadi kuat dan pantang menyerah,” tambahnya.
Momentum Ramadan kali ini dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara pimpinan TNI AD dengan prajurit serta keluarga besar Kopassus, khususnya di jajaran Grup 1.
Selain itu, Maruli juga meninjau pangkalan serta sejumlah fasilitas di lingkungan asrama Grup 1 Kopassus. Ia mengapresiasi dedikasi dan profesionalisme prajurit Kopassus yang selama ini menunjukkan kinerja terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas, serta mendorong mereka untuk terus berinovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.
