Foto:Dok. Istimewa
Jakarta, TM – Kekuatan korps Marinir TNI Angkatan Laut semakin kokoh dengan hadirnya 12 unit kendaraan serang ambifi yakni Assault Amphibious Vehicle (AAV) M35 yang pengadaannya menjadi bagian dari program Foreign Military Sales (FMS) dari Amerika Serikat (AS).
Penyerahan belasan unit kendaraan itu tersebut dilakukan secara simbolis oleh Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, untuk selanjutnya diteruskan kepada KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali dan Pangkormar Letjen TNI Endi Supardi. Upacara serah terima AAV M35 dilakukan di Cilandak, Jakarta, Senin (28/9).
KSAL menjelaskan bahwa secara keseluruhan, Marinir akan memperoleh sebanyak 105 unit AAV yang bakal diterima secara bertahap. Rinciannya, 23 unit datang pada November 2026, 35 unit pada 2027, sementara 35 lainnya bakal diterima pada 2028. Ratusan AAV tersebut akan memperkuat pasukan Marinir di tiga Pasmar, yakni Pasmar 1, Pasmar 2, serta Pasmar 3.
“Dan ini (AAV 7) memperkuat kendaraan tempur dari pasukan Marinir, khususnya untuk pasukan pendarat untuk pelaksanaan operasi ambifi. Dan ini sudah lebih modern dan harapannya nanti bisa digunakan untuk kepentingan-kepentingan militer maupun kepentingan-kepentingan non-militer,” jelas Ali usai upacara serah terima.
Baca Juga: KRI Sriwijaya-100, Kapal Induk Pertama Indonesia yang Perkuat Kekuatan TNI AL
Ali mengakui bahwa belasan unit AAV M35 yang ada saat ini memang masih belum dilengkapi dengan persenjataan. Namun, ia menyebut ke depannya akan disesuaikan. “Ya, jadi nanti persenjataan akan dilengkapi. Saat ini belum ada senjatanya, nanti akan dilengkapi dengan senjata kita. Kemudian alat komunikasinya juga yang sesuai dengan seluruh ranpur-ranpur yang ada, jadi bisa match hubungannya bisa lebih bagus,” tegas Ali.
