Foto:Dok. Setpres BPMI
Jakarta, TM – Presiden RI Prabowo Subianto kembali melantik sembilan pejabat yang mengemban amanat baru di posisi mereka masing-masing, mulai dari jabatan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI hingga Wakil Panglima TNI. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10) dengan turut dihadiri oleh sejumlah menteri dan pejabat Kabinet Merah Putih.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pergantian para pejabat dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Setelah pengucapan sumpah jabatan, rangkaian acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh para wakil menteri yang baru dilantik.
Nama-nama yang dilantik pada momen tersebut adalah Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi dan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan.
Kemudian, posisi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) diemban oleh Alim Setiawan. Jabatan tersebut sebelumnya dipegang oleh Sudaryono yang sejak Juli 2026 ditunjuk oleh Prabowo sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Sementara itu, M. Maulana Bungaran ditunjuk sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk menggantikan Silmy Karim yang tersandung kasus hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kemudian, Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN), dan Mayor Jenderal TNI Sriyanto sebagai Wakil Kepala Badan Pengeloaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
Baca Juga: Menkop Ungkap Mekanisme Gaji PNS lewat Kopdes Bakal Direalisasikan pada 2026
Pada kesempatan yang sama, Prabowo turut melantik dua perwira tinggi (Pati) TNI untuk jabatan Wakil Panglima TNI (Wapang TNI) dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Jenderal Maruli yang semula mengemban jabatan KSAD kini diangkat sebagai Wakil Panglima merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
Sedangkan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dilantik sebagai KSAD, setelah sebelumnya menempati posisi sebagai Wakil Panglima TNI.
