Foto:Dok. Istimewa
Morotai, TM – Selain terkenal dengan lautnya yang indah, Pulau Morotai juga memiliki spot berselancar unggulan di Indonesia Timur.
Mutiara di Bibir Pasifik ini memiliki karakteristik ombak yang menantang dan konsisten, tidak heran apabila Morotai menjadi incaran bagi peselancar profesional kelas dunia.
Selain itu, Morotai juga menjadi panggung pembuktian bagi talenta muda lokal yang memiliki kualitas setara dengan peselancar internasional.
“Surfer lokal Morotai memiliki insting yang sangat kuat karena mereka tumbuh bersama ombak Pasifik yang liar. Kemampuan mereka dalam melakukan manuver di atas papan selancar sudah sejajar dengan standar nasional,” ujar Muhammad Khadafi selaku Pembina Komunitas Surfing Morotai (KSM).
Baca Juga: Sagan Heritage, Hotel Ramah Anak di Pusat Kota Yogyakarta
Menurut Khadafi, gagasan ini berawal ketika berlibur ke Bali. Saat di pantai, ia bersama teman melihat para wisatawan berselancar. Sontak timbul pemikiran, di Maluku Utara juga punya potensi wisata bahari tak kalah dari Bali, yakni Pulau Morotai yang memiliki ombak Pasifik. Ombak itu selalu menjadi incaran para wisatawan mancanegara.
“Dari situlah kami teman teman berembuk membentuk komunitas berbadan hukum agar dapat melaksanakan event surfing. Gayung pun bersambut, seluruh urusan dimudahkan atas terlaksananya kejuaraan selancar lokal ini berkat sumbangsih pikiran dan materi dari seluruh teman teman serta sponsor,” ungkapnya.
Ada beberapa titik selancar (surf spot) kelas dunia. Salah satunya adalah Pantai Jobubu di Desa Bido dan perairan Tanjung Sopi yang terletak di bagian utara Pulau Morotai. Wilayah ini menawarkan ombak tipe right-hander yang panjang dan bertenaga, terutama pada musim ombak yang diprediksi tetap stabil sepanjang awal tahun 2026.
Keunikan ombak Morotai terletak pada kejernihan airnya dan lanskap pesisir yang masih asri sehingga menjadikannya kompetitif dibandingkan destinasi populer lainnya di Indonesia.
