Ahmad Dofiri, Penasehat Khusus Bidang Reformasi Kepolisian (Foto:Dok.Polri)
Jakarta, TM – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dan Reformasi Polri.
Dofiri dilantik oleh Prabowo di Istana Kepresidenan, Rabu (17/9). Pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan keputusan presiden tentang pengangkatan para pejabat tersebut.
Di kalangan Polri, Dofiri bukanlah sosok asing. Karirnya sangat gemilang di Korps Bhayangkara. Bahkan, dia pemegang palu sidang etik mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di kasus yang menyedot perhatian masyarakat.
Ahmad Dofiri lahir di Indramayu, Jawa Barat, pada 4 Juni 1967. Ia merupakan lulusan Akpol angkatan 1989 yang meraih Adhi Makayasa. Ahmad Dofiri juga merupakan senior Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang merupakan lulusan Akpol angkatan 1991.
Baca Juga: Mantan Kasum TNI Resmi Jabat Menko Polkam
Perwira tinggi Polri ini memiliki karier panjang yang gemilang di Kepolisian. Berbagai jabatan strategis telah diembannya, seperti Kapolda Banten, Kapolda DIY, dan Kapolda Jawa Barat, serta Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri sebelum menjabat sebagai Irwasum Polri.
Sepanjang kariernya, Ahmad Dofiri dikenal memiliki rekam jejak yang berintegritas tinggi. Salah satu perannya yang mencuri perhatian publik adalah saat menjadi Ketua Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada Agustus 2022.
Ia memimpin sidang terhadap mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo, yang terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.
Dalam sidang tersebut, Ahmad Dofiri menjatuhkan putusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Ferdy Sambo, yang kini dijatuhi hukuman berdasarkan Pasal 340 subsider Pasal 338 jo 55 dan 56 KUHP.
Sepanjang kariernya, Ahmad Dofiri telah menempati berbagai posisi strategis di Korps Bhayangkara, di antaranya:
- Kanit Resintel Polsekta Tangerang Polda Metro Jaya (1990)
- Kassubag Jabpamentil Bagian SDM Polri (2005)
- Kapolres Bandung (2007)
- Wakapolwiltabes Bandung (2009)
- Kapoltabes Yogyakarta (2009)
- Kabag Kermadagri Robangpers SDE SDM Polri (2010)
- Koorspripim Polri (2010)
- Analis Kebijakan Madya bidang Binkar SSDM Polri (2012)
- Wakapolda DIY (2013)
- Karobinkar SSDM Polri (2014)
- Kapolda Banten (2016)
- Karosunluhkum Divkum Polri (2016)
- Kapolda DIY (2016)
- Asisten Logistik Kapolri (2019)
- Kapolda Jawa Barat (2020)
- Kabaintelkam Polri (2021)
- Irwasum Polri (2023)
