Foto: Dok. Dispenau
Jakarta, TM – Kekuatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI Angkatan Udara (TNI AU) bakal diperkuat dengan hadirnya enam unit pesawat tempur T-50i.
Hal tersebut terungkap melalui kunjungan kerja (kunker) Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi saat memimpin Commander Inspection pesawat T-50i di Korean Aerospace Industries (KAI), Sacheon, Korea Selatan, Senin (29/9).
Melalui kunjungan tersebut, Wakasau berserta rombongan meninjau langung perkembangan pengadaan enam unit pesawat T-50i untuk TNI AU.
Pengiriman pesawat akan dilakukan secara bertahap, di mana dua unit pertama akan tiba di Indonesia pada November 2025, kemudian disusul pengiriman berikutnya.
“Penambahan kekuatan ini merupakan bagian dari program modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) untuk meningkatkan kesiapan tempur TNI Angkatan Udara,” tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya dikutip Selasa (30/9).
Baca Juga: Satgas Teritorial 754 Gelar Komsos di Distrik Sugapa

Melansir berbagai sumber, Kementerian Pertahanan (Kemhan) meneken kontrak pengadaan enam unit pesawat latih tempur Lead-in Fighter Training (LIFT) jenis T-50i Golden Eagle dari Korea Selatan (Korsel) pada 2021.
Kerja sama Kemhan dan KAI sudah berlangsung cukup lama yaitu sejak 2014. Pada awal tahun 2014, Kemhan RI pertama kali menerima 16 unit T-50i Golden Eagle itu dari KAI.
Hingga saat ini, sejumlah pesawat T-50i Golden Eagle yang telah dimiliki TNI AU dioperasikan oleh Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi, Madiun.
