Jakarta,TM – TNI AU mengirimkan 27,09 ton bantuan tahap pertama untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8).
Bantuan tersebut diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Bandara Internasional Komodo, NTT, dengan menggunakan dua pesawat Hercules.
Bantuan berupa kebutuhan pokok tersebut diangkut menggunakan pesawat C-130J Super Hercules dengan muatan 14.000 kilogram dan C-130 Hercules dengan muatan 13.090 kilogram.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, TNI Perkuat Evakuasi dan Bantuan Logistik
Selain mengerahkan dua pesawat Hercules untuk membawa bantuan, TNI AU turut mengerahkan pesawat Boeing 737-800 untuk mengangkut personel yang akan membantu penanganan bencana di wilayah terdampak.
Pengiriman bantuan melalui jalur udara dilakukan untuk mempercepat distribusi logistik kepada masyarakat terdampak gempa. Kapasitas angkut pesawat Hercules memungkinkan ribuan paket bantuan diberangkatkan dalam satu rangkaian penerbangan menuju NTT untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengungkap bahwa TNI Angkatan Udara (TNI AU) menyiagakan personel hingga alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk membantu penanganan bencana gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Pada dasarnya, (TNI) Angkatan Udara menyiagakan semua kemampuan dan potensi yang ada untuk membantu, baik evakuasi maupun dorong logistik. Personel-personel kami, baik dari Pasgat maupun tenaga kesehatan semua sudah siap bergerak,” tegas Tonny.
Kesiapan penerbangan ditinjau langsung Komandan Grup 1 Angkut, Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma di Apron Baseops Lanud Halim Perdanakusuma.
Ia menekankan agar seluruh personel tetap fokus menjalankan tugas dengan mengutamakan keselamatan penerbangan.
