Jakarta,TM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara, Marsdya TNI Tedi Rizalihadi memimpin rapat pembahasan kesiapan pemanfaatan jalan tol di Provinsi Jawa Timur sebagai runway alternatif dalam mendukung operasin penerbangan TNI AU.
Rapat yang digelar pada Senin 10 Agustus 2026 tersebut membahas sejumlah aspek untuk mendukung kelancaran rencana kegiatan, termasuk koordinasi, sinergi antarsatuan, serta dengan pihak terkait.
“Seluruh unsur yang terlibat, agar melaksanakan persiapan secara cermat dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan dalam setiap tahapan kegiatan,” pesan Tedi dikutip dari siaran pers TNI AU, Selasa (11/8).
Baca Juga: Istana Pastikan Tak Ada Reshuffle Kabinet pada Agustus 2026
Langkah ini menjadi bagian dari pembinaan kemampuan dan kesiapan operasional TNI AU dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara, khususnya dalam situasi kontijensi.
Sebelumnya, pada 11 Februari 2026, TNI AU telah menguji pendaratan dan lepas landas F-16 dan Super Tucano di Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Lampung.
Uji coba tersebut dilakukan di ruas KM 228 hingga KM 231 dan menjadi bagian dari pengujian kesiapan infrastruktur jalan tol untuk mendukung operasi penerbangan dalam kondisi tertentu.
Konsep ini juga sejalan dengan Kementerian PU yang menyiapkan empat ruas tol dengan konsep dual use, yaitu Tol Banda Aceh–Sigli, Japek II Selatan, Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, serta Probolinggo–Banyuwangi.
