Kapal Selam Scorpene (Foto: Dok. Navalgroup)
Jakarta, TM – Naval Group menegaskan, kontrak pengadaan dua kapal selam Scorpene untuk TNI Angkatan Laut (TNI AL) telah resmi efektif.
“Kontrak untuk pengadaan dua kapal selam Scorpene Evolved yang akan dibangun di, oleh, dan untuk Indonesia di galangan kapal @PTPAL_Indonesia dan melalui alih teknologi dari Naval group, telah resmi berlaku,” tulis Naval Group melalui akun X @navalgroup dikutip Rabu (23/7).
Melalui unggahan yang sama, Naval Group menjelaskan bahwa sejak penandatanganan kontrak bersama dengan Kementerian Pertahanan, konsorsium Naval Group dan PT PAL telah menyiapkan sejumlah hal, mulai dari melakukan desain, membeli komponen utama yang membutuhkan pengadaan lama (long lead item), serta perencanaan.
“Dalam beberapa minggu ke depan, para juru las PT PAL akan disambut di Prancis untuk mengikuti pelatihan kerja khusus, dan sekitar 50 ahli akan ditempatkan di Indonesia untuk melatih lebih dari 400 insinyur Indonesia dalam bidang konstruksi kapal selam,” tulis Naval Group.

Naval Group dan PT PAL telah bekerja sama melalui perjanjian kemitraan strategis (SPA) yang ditandatangani pada Februari 2022.
Pengadaan kapal selam Scorpene ini juga merupakan bagian perjanjian kerja sama pertahanan yang ditandatangani antara pemerintah Perancis dan Indonesia pada Agustus 2021.
Baca Juga:Persiapan Kedatangan Rafale, Dassault Aviation Kunjungi Lanud Roesmin Nurjadin
Kemhan RI dalam laman resminya menjelaskan, kontrak kerja sama pengadaan alutsista ini meliputi simulator untuk training, pelatihan untuk ABK, instruktur dan operator simulator, Integrated Logistic Support, serta material untuk 3 kali misi atau selama 1 tahun.
Salah satu keunggulan Scorpene adalah daya tahan serta kinerja. Kapal selam ini memiliki Full Lithium Ion Battery yang merupakan teknologi baterai yang ringan dan memiliki kepadatan energi tinggi yang memungkinkan kapal selam dapat beroperasi dalam jangka waktu yang lebih lama tanpa perlu sering melakukan pengisian ulang.
