Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan bersama Presiden USA, Donald Trup (Foto:Dok. Vox)
Jakarta, TM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donlad Trump berencana menerima kedatangan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Gedung Putih pada 25 September 2025. Pertemuan tersebut akan berlangsung setelah sidang tahunan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.
Trump mengumumkan rencana itu melalui akun Truth Social-nya, @realDonaldTrump, dikutip Minggu (21/9). Dalam unggahan yang sama, ia berharap dapat mencapai kesepakatan di sejumlah bidang, salah satunya pertahanan atau militer, dengan Erdogan.
“Kami sedang mengerjakan banyak kesepakatan perdagangan dan militer dengan Presiden, termasuk pembelian pesawat Boeing dalam skala besar, kesepakatan F-16 yang besar, dan kelanjutan perundingan F-35, yang kami harapkan akan berakhir positif,” tulis Trump.
Baca Juga: Prabowo Tampil di Forum PBB, Fokus pada Reformasi Tata Kelola Global
Melansir Bloomberg, Minggu (21/9), pejabat Turki yang mengetahui rencana itu menyebut bahwa Erdogan akan menjajaki kesepakatan di bidang pertahanan hingga energi dengan nilai puluhan miliar dolar AS.
“Turki berencana membeli 40 jet F-35, 4- F-16 Viper, serta persenjataan termasuk bom dan rudal. Kedua pihak masih bernegosiasi soal harga F-16,” tulis Bloomberg mengutip pernyataan pejabat Turki yang tidak disebutkan namanya karena pembahasan bersifat tertutup.
Pertemuan pimpinan kedua negara itu menyita perhatian karena hubungan AS-Turki sebelumnya sempat tegang. Pada masa jabatan pertama sebagai Presiden AS di 2019, Trump sempat membatalkan rencana penjualan pesawat tempur F-35 ke Turki dan mengeluarkannya dari program produksi bersama untuk pesawat generasi kelimat itu.
Keputusan itu diambil setelah Turki membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia, yang menurut Washington berpotensi membahayakan keamanan operasional F-35.
