Sekretaris kabinet Teddy Indra Wijaya (Foto:Dok.IST)
Jakarta, TM – Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya mendapatkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya mencapai 83% berdasarkan survei terbaru Indo Survey & Consulting (ISC).
Teddy berada di posisi kedua di bawah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mendapat angka 85%.
Menurut Direktur Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan, wajar jika kinerja Teddy mendapat respons positif dari publik.
Teddy dinilai memiliki performa yang bagus dan menjadi salah satu andalan Presiden Prabowo Subianto.
“Letkol Teddy ini sosok yang disiplin, cekatan, tegas, seperti energinya tidak pernah habis dalam mengawal Presiden Prabowo. Apalagi dengan usia yang semuda itu, ketika menjadi Seskab dia mampu menjalankan apa yang diinginkan oleh Presiden dengan baik,” ujarnya, Senin (6/10).
Iwan menyebut Teddy memainkan peran sentral dan sigap sesuai arahan Prabowo. Bukan hanya itu, banyak juga masalah komunikasi dan kebijakan yang selesai dengan baik ketika dikoordinasikan Teddy dengan beberapa stakeholder lainnya.
Baca Juga: Cak Imin Masuk Tiga Besar Menteri Terbaik Survey ISC, Netizen: Kerjanya Apa?
“Mungkin itu juga yang membuat Presiden Prabowo semakin percaya dan memberikan tugas tambahan kepada Letkol Teddy. Tentu efeknya juga pasti mendapat reaksi yang positif dari publik, termasuk netizen di media sosial,” tuturnya.
“Dan tidak menutup kemungkinan secara alami akan menciptakan musuh juga dari kalangan yang tidak suka dan merasa tersaingi,” sambungnya.
Dia mengatakan, setidaknya dengan adanya survei tersebut menggambarkan bagaimana performa kinerja menteri-menteri Kabinet Merah Putih di mata publik.
“Bisa juga menjadi bahan evaluasi untuk Presiden, dan menteri terkait,” imbuhnya.
Survei tersebut dilakukan periode September 2025 terhadap 1.200 responden berusia di atas 17 tahun. Margin of error sekitar 2,8% dengan tingkat kepercayaan 95%. Ada empat aspek penilaian public meliputi kinerja aktual (40%), popularitas (25%), kedekatan dengan rakyat (20%), serta integritas dan transparansi (15%).
