Foto:Dok. Pemprov DKI Jakarta
Jakarta, TM – Badan Narkotika Nasional (BNN) meluncurkan program bertajuk ‘Jaga Jakarta Tanpa Narkoba’ di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (30/10).
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto dalam kesempatan itu menyebut Jakarta merupakan etalase bangsa Indonesia. Sehingga menurutnya, upaya pemberantasan penting dimulai dari Jakarta.
“Jika Provinsi DKI Jakarta bersih dari narkoba, niscaya akan menjadi contoh dan inspirasi bagi daerah-daerah lain yang ada di seluruh Tanah Air,” kata Suyudi, dikutip dari detik.com, Jumat (31/10).
Suyudi pun memaparkan tiga fokus utama program Jaga Jakarta Tanpa Narkoba. Pertama, penguatan ketahanan masyarakat melalui pembentukan dan penguatan ‘Kelurahan Bersinar’ (bersih narkoba), serta pemberdayaan komunitas lokal untuk menjadi pelopor pencegahan.
“Kedua adalah kolaborasi dan sinergi lintas sektoral antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dan dunia usaha dalam melaksanakan program edukasi, deteksi dini, dan intervensi berbasis masyarakat,” sambungnya.
Baca Juga: KPK Mintai Keterangan Anggota DPR RI Fraksi Nasdem Terkait Kasus Dugaan Dana CSR BI–OJK
Terakhir, pemanfaatan teknologi informasi dan media digital untuk memperluas jangkauan upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan meningkatkan literasi masyarakat terhadap bahaya narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.
Suyudi menjelaskan bahwa saat ini, narkoba bukan hanya permasalahan hukum, tapi telah menjadi ancaman serius terhadap ketahanan bangsa yang menyasar pada hancurnya masa depan generasi muda hingga nilai-nilai moral.
Selain itu, ia juga menyebut penyalahgunaan narkoba secara nyata telah menimbulkan kerugian triliunan rupiah setiap tahun bagi negara.
“Berdasarkan hasil penelitian bersama Balai Litbang UI dan BNN, pada tahun 2023 kerugian ekonomi nasional akibat narkotika mencapai 84,7 triliun per tahun, baik dari sisi produktivitas tenaga kerja yang hilang, biaya kesehatan dan pemulihan, maupun dampak sosial yang ditimbulkan,” papar Suyudi.
Ia pun mengimbau masyarakat Jakarta agar dapat bersama-sama wujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Suyudi meyakini tekad memerangi terhadap peredaran gelap narkoba dapat menjadikan masyarakat Jakarta menjadi produktif.
“Mari kita jadikan Jaga Jakarta tanpa narkoba sebagai gerakan moral, gerakan sosial, dan gerakan kebangsaan untuk menjaga generasi penerus bangsa agar tetap sehat, produktif, dan berdaya saing global,” ucap Suyudi.
