Foto:Dok. Puspen TNI
Jakarta, TM – Mayjen TNI (Purn.) Handy Geniardi ditetapkan sebagai Direktur Operasi PT Timah (Persero) dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Rabu (28/30).
Penunjukkan Handy untuk mengganti Nur Adi Kuncoro, yang diberhentikan sementara pada 13 Oktober 2025.
Corporate Secretary PT Timah Rendi Kurniawan menjelaskan, perubahan pengurus tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola perusahaan.
“PT Timah Tbk berkomitmen memperkuat tata kelola, meningkatkan kinerja operasional, dan memastikan kontribusi perusahaan bagi negara serta masyarakat dapat terus berjalan secara berkelanjutan,” ungkap Rendi dikutip dari Tempo.com, Jumat (31/10).
Baca Juga: Cerita Prabowo ‘Titip’ Mantan Pengawal ke Kapolri untuk Jadi Perwira
Melansir berbagai sumber, Handy Geniardi merupakan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (TNI AD) yang menyelesaikan masa dinasnya pada 2022 dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Komandan Sesko TNI.
Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1987 dari kecabangan Infanteri.
Sejumlah jabatan strategis lainnya yang pernah ia emban selama menjadi personel TNI adalah Komandan Grup3/Sandhi Yudha Kopassus (2010-2011), Ir Kopassus (2011-2012), Pamen Ahli Gol IV Bidang Taktik Parako Kopassus (2012-2013), dan Danrindam II/Sriwijaya (2012-2014).
Sebelum ditunjuk sebagai Direktur Operasi, Handy merupakan Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Nanggala yang dibentuk PT Timah
Tugas satuan tersebut ialah menertibkan aktivitas penambangan ilegal, merapikan rantai pasok, serta mengaudit dan membina mitra tambang di wilayah IUP perusahaan di Bangka Belitung.
