Foto:Dok. Dedi Mulyadi
Jakarta, TM – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin mengungkap sejumlah terobosan yang dilakukan pihaknya dalam membangun dan memodernisasi jalur kereta di Jabodetabek.
Hal itu ia sampaikan dalam obrolan singkat bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di akun TikTok @dedymulyadiofficial, Kamis (6/11).
Dalam video pendek tersebut, Bobby menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan PT KAI, terutama setelah mendapat suntikan dana sebesar Rp5 Triliun dari Prabowo Subianto.
“Buat peremajaan sarana, peningkatan prasarana di wilayah Jabodetabek,” ungkap Bobby.
Selain itu, Bobby mengungkap PT KAI tengah menyiapkan peluncuran kereta wisata bernama Jakalalana yang akan melintasi sejumlah rute strategis di Jawa Barat, yakni dari Jakarta ke Bogor, Bogor ke Sukabumi, dan Sukabumi ke Cianjur.
Dedi pun menyambut positif langkah pemerintah pusat melalui PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menjangkau sejumlah wilayah daerah yang dipimpinnya.
“Selanjutnya, Pemprov Jabar akan membangun kerja sama dengan PT KAI gerbong untuk pengangkut yang ngangkut sapi, ngangkut ayam, munding, domba, sayuran, kalapa, beas, dan ayam,” ucap Dedi.
Baca Juga: Putusan MKD terhadap Ahmad Sahroni Cs, Direktur IPC: Masyarakat Dibohongi dengan Dalih Mekanisme
Menurut Bobby, kereta yang berfokus pada pengangkutan logistik dan hasil pertanian itu akan lebih efisien melalui jalur kereta.
“Kita akan sediakan empat kereta untuk Jawa Barat. Jalurnya dari Cianjur, Bogor, Tasik, Sukabumi, sampai Bandung, dan rencana dari Cirebon ke Jakarta,” pungkasnya.
Selain itu, Dedi juga menyinggung rencana pengembangan jalur Bandung-Banjar sebagai bagian dari revitalisasi transportasi di wilayah selatan Jawa Barat dengan kereta konvensional Parahyangan.
“Kita juga pengin PT KAI punya jalur kereta dari Bandung sampai Banjar. Kalau dari Jakarta ke Bandung 1,5 jam, ke Banjar 2 jam, ya bisa tiga jam sampai Banjar,” kata Dedi
