Wamen PPPA, Veronica Tan. (sumber: kemenpppa.go.id)
Jakarta, TM – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA), Veronica Tan menegaskan pentingnya memperluas ruang ekspresi dan peran perempuan dalam seni, budaya, dan pembangunan nasional.
Hal itu disampaikan Veronica dalam acara Penganugerahaan Penghargaan Mitra Seni Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ibu dan Hari Batik Nasional di Jakarta, Selasa (9/12).
“Peringatan Hari Ibu merupakan momen yang tepat untuk menghargai dan mengakui kontribusi perempuan dalam membangun bangsa,” kata Veronica, dikutip dari kemenpppa.go.id, Kamis (11/12).
Veronica mengingatkan Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember memiliki sejarah panjang dalam gerakan perempuan, yakni momentum pengingat Kongres Perempuan Indonesia Pertama tahun 1928.
Ia menegaskan bahwa momentum tersebut bukan semata hari ibu, tetapi hari perempuan bergerak dan semangat ini harus terus menjadi estafet bagi generasi muda.
Dalam agenda tersebut, Mitra Seni Indonesia memberikan anugerah penghargaan tertinggi kepada delapan tokoh perempuan inspiratif dalam bidang seni dan budaya.
Baca Juga: Wamen Veronica Dorong Tata Kelola Pencegahan Kekerasan Berperspektif Korban
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Veronica. Kedelapan tokoh tersebut adalah Retno Marsudi; Saridjah Niung (Ibu Soed); Dolorosa Sinaga; Mira Lesmana; Ratna Riantiarno; Waldjinah; Susrinah Sanyoto Sastrowardoyo; dan Sri Harmoko.
Veronica mengatakan tokoh tokoh perempuan pendahulu menjadi sosok perempuan Indonesia yang telah membukakan jalan bagi perempuan lainnya yang masih menghadapi diskriminasi.
Ia pun mengapresiasi para perempuan pekerja seni penerima penghargaan, serta menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi. Veronica menekankan pentingnya menciptakan ruang aman dan suportif agar perempuan dapat terus berkarya.
“Saya berharap penghargaan ini membulatkan tekad kita untuk memperluas ruang ruang ekspresi bagi perempuan untuk memberikan perlindungan bagi segala karya cipta dan eksistensi perempuan Indonesia serta semakin majunya perempuan dalam kebudayaan,” kata Veronica.
“Penghargaan ini tidak hanya sebagai pengakuan atas prestasi individu tetapi juga merupakan pengakuan atas pentingnya peran perempuan dalam memajukan bangsa,” tuturnya.
