Foto:Dok. Swiderek Maciejka
Jakarta, TM – Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo mengungkapkan bahwa TNI Angkatan Udara (TNI AU) bakal menyiapkan tiga skadron untuk mengoperasikan pesawat tempur Rafale.
“Sesuai dengan perencanaan dan kedatangan, Rafale ini tidak cuma satu skadron, tapi kita siapkan menjadi tiga skadron,” jelas Minggit kepada awak media setelah upacara peringatan HUT ke-4 Koopsudnas di Lapangan Upacara Makoopsudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (28/1).
Sebelumnya, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan bahwa salah satu skadron udara yang ditunjuk sebagai operator Rafale adalah Skadron Udara 12.
“Pesawat tersebut merupakan MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) dan akan dioperasikan oleh Skadron Udara 12 (Lanud Roesmin) TNI AU,” ungkap Rico.
Baca Juga: APBN 2026 Dinilai Pertegas Komitmen Pemerintah Bangun Industri Pertahanan Dalam Negeri
Indonesia dilaporkan meneken kontrak pengadaan 42 pesawat tempur Rafale yang ditandatangani pada Februari 2022 antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dengan Dassault Aviation.
Dari puluhan unit tersebut, tiga di antaranya telah mendarat di Lanud Roesmin Nurjadin pada 23 Januari 2026, masing-masing dengan nomor registrasi T-0301, T-0302, dan T-0303.
Sebelum diterbangkan menuju ke Indonesia, ketiga pesawat tersebut diserahkan oleh pihak Dassault Aviation kepada TNI Angkatan Udara, yang diwakili oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi.
Prosesi serah terima tersebut dilakukan di fasilitas produksi Dassault Aviation, Merignac, Bordeaux, pada 28 November 2025.
