Foto:Dok. Setpres BPMI
Jakarta, TM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan 218 jembatan yang dibangun hanya dalam waktu 2,5 bulan di berbagai wilayah terdampak bencana dan daerah terpencil. Peresmian dilakukan secara virtual pada Senin (9/3).
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bukti nyata kehadiran negara hingga ke pelosok desa. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mengatasi keterbatasan akses yang selama ini membahayakan keselamatan warga, terutama anak-anak yang harus menyeberangi sungai untuk bersekolah.
“Peresmian 218 jembatan dalam waktu 2,5 bulan adalah prestasi luar biasa. Ini menunjukkan kesungguhan hati prajurit TNI dan para petugas di daerah-daerah yang sangat membutuhkan,” ujar Prabowo.
Prabowo menyampaikan rasa bangga atas kerja cepat prajurit TNI yang terlibat langsung dalam pembangunan. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa TNI adalah tentara rakyat yang selalu hadir membantu masyarakat.
“TNI adalah tentara pejuang yang siap berkorban demi kepentingan bangsa dan rakyat,” tegasnya.
Baca Juga: Menko Polkam Ajak Sinergi Wujudkan Ruang Digital Aman bagi Anak Indonesia
Meski sebagian jembatan hanya memiliki panjang puluhan meter, keberadaannya dinilai sangat strategis. Infrastruktur ini memungkinkan warga menjalankan aktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
Prabowo menambahkan, pembangunan jembatan membuatnya lebih tenang karena anak-anak di desa terpencil kini tidak lagi harus menyeberangi sungai dalam kondisi berbahaya.
Dalam peresmian tersebut, Prabowo meresmikan tiga jenis jembatan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia yang terdiri dari 77 jembatan Bailey, 69 jembatan Armco, dan 82 jembatan perintis.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Prabowo secara resmi meresmikan seluruh jembatan tersebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah menghadirkan akses yang lebih baik bagi masyarakat di daerah terpencil.
