Sekretaris kabinet Teddy Indra Wijaya (Foto:Dok.IST)
Jakarta, TM – Gerbong Kabinet Merah Putih kembali bergetar setelah Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberi sinyal adanya kemungkinan perombakan kabinet atau reshuffle kabinet.
Terkait kemungkinan tersebut, Teddy tidak membantahnya. Menjawab pertanyaan awak media, prajurit aktif TNI AD berpangkat Letnan Kolonel itu meminta untuk menunggu pernyataan resmi dari presiden selaku pemilik hak prerogatif tertinggi.
“Tunggu saja,” jawab Seskab Teddy singkat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4).
Teddy pun memilih bungkam saat ditanya lebih detail terkait waktu reshuffle tersebut.
Menurut dia, keputusan reshuffle sepenuhnya ada di tangan Presiden Prabowo Subianto.
“Nanti bapak presiden yang ceritakan,” ujarnya.
Baca Juga: Roy Suryo Sebut Tuduhan JK Dalangi Kasus Ijazah adalah Hoaks
Apakah ini menjadi sinyal kuat terkait kemungkinan adanya evaluasi kinerja menteri dan kepala lembaga di tengah gejolak ekonomi yang kian mengkhawatirkan?
Sebelumnya, aroma tajam terkait reshuffle kabinet sempat menyeruak menjelang Idulfitri. Isu itu lantas menguap setelah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada Selasa (10/2/2026) menegaskan bahwa Presiden Prabowo tidak berencana melakukan kocok ulang Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat.
Selaras dengan itu, Presiden Prabowo Subianto sempat menegaskan tidak akan segan untuk mengganti anggota kabinetnya yang tidak menunjukkan kinerja baik.
Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo saat memuji kinerja para menterinya menjelang satu tahun masa pemerintahannya.
“Anak buah saya hebat-hebat ya, kalau ada satu dua nakal, saya peringati. Satu kali peringatan masih, masih nakal, masih nggak mau dengar. Dua kali peringatan, tiga kali apa boleh buat reshuffle. Harus diganti,” ucap Presiden Prabowo.
