Foto:Dok. Dispenad
Jakarta,TM — Warga Desa Karangpakel, Kabupaten Klaten bersama prajurit TNI bergotong-royong membangun Jembatan Gantung Garuda tahap awal. Nantinya, jembatan ini akan menghubungkan ujung utara dan ujung selatan desa.
Kepala Desa Karangpakel mengatakan bahwa rencana penyambungan tersebut sudah ada sejak pemerintahan desa terdahulu, namun faktor biaya menjadi kendala pembangunan.
“Kami membangun akses menuju jembatan itu mulai tahun 2020. Namun atap jembatannya belum terlaksana, baru ada fondasi yang ada di wilayah Dukuh Kedungkiri, Desa Karangpakel yang di selatan Dukuh Jurangkajong, Desa Karangpakel,” ujar Sri Sugiyanto, dikutip pada Minggu (19/4).
Baca Juga: Oditur Militer Ungkap Motif Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS: Dendam Pribadi
Penantian tersebut akhirnya menemui titik terang setelah pengajuan bantuan yang dilakukan melalui jalur TNI direspons positif oleh Presiden Prabowo.
Kepala Desa Karangpakel menyebut, Jembatan Gantung Garuda akan membantu mobilitas masyarakat, terutama bagi sekitar 1.500 kepala keluarga (KK) yang selama ini mengalami keterbatasan akses.
“Untuk anak sekolah, membantu ketika masyarakat kami di lahan pertanian, untuk bekerja di kota-kota yang lain. Juga membantu di bidang kesehatan, ini sangat dekat menuju rumah sakit,” jelasnya.
Masyarakat tak perlu mengambil jalan berputar lagi berkat adanya jembatan.
