Foto:Dok. Instagram/Badminton.INA
Jakarta, TM – Harapan Indonesia untuk mengakhiri puasa gelar di nomor regu putri bulutangkis Sea Games 2025 harus pupus setelah ditekuk tuan rumah Thailand dengan skor 3-1 di Gymnasium Thammasat University, Pathum Thani, Rabu (10/12).
Kekalahan di final SEA Games 2025 ini membuat tim bulutangkis putri Indonesia melanjutkan paceklik emas nomor beregu SEA Games. Kali terakhir emas nomor itu berhasil disabet pada 20 tahun silam, yaitu pada ajang SEA Games 2007.
Sedangkan, kemenangan ini sekaligus memperpanjang Thailand dalam daftar juara bulutangkis beregu putri SEA Games.
Pada pertandingan tersebut, Indonesia tampil impresif setelah Putri Kusuma Wardani berhasil menyumbangkan poin pembuka lewat kemenangan 21-8, 13-21, 21-16 atas Pornpawee Chochuwong.
Pada partai kedua, ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum harus mengakui keunggulan pasangan Thailand Benyapa Aimsaard/Supissara Paewsampran dengan skor 18-21, 21-11, 18-21 sehingga kedudukan kembali imbang 1-1.
Thailand berhasil membalik keadaan melalui kemenangan Ratchanok Intanon atas Gregoria Mariska Tunjung 21-7, 21-15 pada partai ketiga untuk membawa tuan rumah unggul 2-1.
Negeri Gajah Putih semakin tak terbendung di partai keempat ketika Ana/Trias gagal menaklukan permainan Ornnicha Jongsathapornparn/Jhenicha Sudjaipraparat dan menyerah 19-21, 18-21.
Baca Juga: Kementan Buka Suara Soal Bantuan Beras ke Sumatera Rp 60.000 Per Kilogram
Diketahui, sepanjang sejarah SEA Games, Indonesia telah 14 kali juara nomor beregu putri, dengan 13 di antaranya merupakan kemenangan berturut-turut mulai dari edisi tahun 1977 hingga 2001.
Sementara Thailand, kemenangan di final SEA Games 2025 membuatnya menjuarai tujuh edisi beruntun meraih emas bulutangkis beregu putri, selain tahun 2013 saat nomor itu tidak dipertandingkan.
Adapun daftar Juara Bulutangkis Beregu Putri SEA Games sejak 1965 hingga 2025, yakni Thailand pada 1965 ean 1971. Kemudian Malaysia pada 1973 dan 1975.
Lalu Indonesia memenangkan nomor tersebut pada 1977, 1979, 1981, 1983, 1985, 1987, 1989, 1991, 1993, 1995, 1997, 1999, 2001. Kemudian Singapura pada 2003.
Setelah itu, Thailand memenangkan nomor tersebut pada 2005, Indonesia pada 2007 dan Malaysia pada 2009. Kemudian pada 2011, 2013, 2015, 2017, 2019, 2021, 2023 dan 2025 kemenangan berada di tangan Thailand.
