Foto:Dok. Istimewa
Jakarta, TM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak angkat bicara soal isu yang tengah ramai menjadi perbincangan warganet di media sosial perihal dugaan rumah dinas di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD), Cijantung, Jakarta, yang digunakan sebagai markas judi online (judol).
Maruli menegaskan, pihaknya akan menindak tegas apabila ditemukan fakta dan laporan tersebut terbukti. Ia juga memastikan TNI AD akan merespons cepat setiap laporan terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya.
“Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita, pasti respon cepat,” kata Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10).
Baca Juga: 7 Tokoh Terima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera pada Peringatan HUT ke-81 TNI
Sebelumnya, Kepolisian menggerebek rumah yang berlokasi di KPAD Cijantung, Jakarta, Minggu (4/10) pada pukul 07.30 WIB. Rumah tersebut diketahui milik Kasi Intel Gartap 1 Jakarta, Letkol Inf Arman Jab, yang disewakan kepada para tersangka.
Penggerebekan dilakukan usai warga setempat melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di dalam rumah tersebut. Aparat mengamankan sebanyak 11 orang yang bertindak sebagai operator judi online.
Selain itu, dari lokasi kejadian, polisi turut menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk mengoperasikan praktik judi daring tersebut, meliputi 32 unit komputer PC, 14 unit telepon seluler, serta 9 lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP).
