KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat konferensi pers usai meninjau BBG. Dok: Dispenad
Jakarta,TM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, dibutuhkan kerja sama dan kekompakan untuk mewujudkan program prioritas pemerintah, yaitu ketahanan pangan.
KSAD menyampaikan hal tersebut saat meninjau kawasan pertanian terpadu Bangka Botanical Garden (BBG) yang dikelola oleh Kodim 0413/Bangka, Senin (2/6).
BBG sendiri merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang digagas untuk mendorong kemandirian pangan di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
“Saya melihat ini, kalau dilakukan kompak, Kapoldanya, Gubernurnya, Danrem, DPRD-nya, dan berjalan baik, saya meyakini ini langkah awal yang luar biasa nantinya. Kalau dapur sehat bisa berjalan, bahan-bahan dasarnya dari daerah tersebut, jadi tidak perlu dari daerah lain,” ujar Maruli.
“Ini yang coba kita dorong, termasuk Koperasi Merah Putih yang akan didetailkan lagi. Kalau ini terkoordinir baik, sebetulnya luar biasa. Memulai itu tidak mudah, setahun dua tahun bisa selesai, itu sudah hebat,” sambungnya.
Baca Juga: Mitigasi Krisis Air, TNI AD Bangun Sumur Bor di Gunung Kidul
Lahan BBG yang dikelola Kodim 0413/Bangka mencakup lebih dari 6 hektare dengan pengembangan komoditas sayuran, jamur tiram, pisang, serta budidaya ikan keramba.
Selain itu, ia juga melihat berbagai inovasi pertanian organik yang digarap bersama masyarakat. Hasil panen dan pengelolaan lahan produktif ini menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara TNI dan warga dalam menjawab tantangan ketahanan pangan secara nyata.
Dalam kesempatan tersebut, KSAD juga menyaksikan penyerahan Surat Keputusan Gubernur Bangka Belitung terkait hibah tanah seluas 10,7 hektare kepada Korem 045/Garuda Jaya untuk pengembangan satuan serta meninjau proses rehabilitasi Koramil 0413-05/Taman Sari.
Ia juga mengingatkan agar seluruh prajurit dan PNS senantiasa menjaga nama baik institusi, diri pribadi, dan keluarga dengan menghindari segala bentuk pelanggaran hukum.
