Menara Bank Rakyat Indonesia Foto: Dok.BRI
Jakarta, TM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut dugaan korupsi Mantan Wakil Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Catur Budi Harto.
Saat ini, kasus dugaan korupsi tersebut sudah dalam tahap penyidikan. Hal itu dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.
“Ya nanti detailnya,” ujar Fitroh (26/6).
Fitroh menyebut penyidikan dugaan korupsi di salah satu bank BUMN itu terkait dengan pengadaan EDC. Namun, dia tak memerinci lebih lanjut terkait dengan hal tersebut.
Sementara Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, mengungkapkan pihaknya telah melakukan penggeledahan di kantor BRI. Dalam hal ini, kantor yang digeledah adalah kantor pusat BRI yang ada di Jalan Sudirman dan kantor BRI di Jalan Gatot Subroto.
“Kami masih mendalami dari hasil penggeledahan hari ini,” katanya
Tak hanya itu, ia juga menegaskan KPK tidak menutup kemungkinan pemeriksaan terhadap pihak eksternal dari BRI. Termasuk pemanggilan saksi-saksi yang mengetahui perkara ini juga akan dilakukan.
Catur merupakan Wakil Dirut BRI periode 2019-Maret 2025. Ia diberhentikan dengan hormat dalam Rapat Utama Pemegang Saham pada Maret 2025.
Baca juga: Resmikan KEK Sanur dan Bali Internasional Hospital, Pemerintah Perkuat Layanan Kesehatan
Dia lulusan agronomi dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Kariernya di industri perbankan BUMN dimulai pada 2016 saat menjabat sebagai Senior Executive Vice President (SEVP) di BRI. Setelah itu, pada periode 2016-2017, ia dipercaya menjadi Direktur di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Selanjutnya, dengan bekal gelar Magister Manajemen dari Prasetiya Mulya, Catur melanjutkan kariernya sebagai Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) pada 2017 hingga 2019.
