Foto:Dok. Setpres BPMI
Jakarta, TM – Presiden Prabowo Subianto meminta Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari, untuk menelusuri dan mencari klip video berisi ramalan atau prediksi gagalnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai platform sosial media.
Menurut Prabowo, kelompok-kelompok yang membuat video itu perlu melihat keberhasilan pemerintah menjalankan program makan bergizi gratis, yang penerima manfaatnya ditargetkan mencapai 82,9 juta pada akhir tahun 2026.
“Pak Qodari, tolong dikumpulin ya. Video klip-video klip yang meramalkan kita pasti gagal, yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, MBG ini penghinaan kepada bangsa Indonesia,” kata Prabowo,Jumat (13/2).
Prabowo mengatakan MBG adalah upaya menyelamatkan anak-anak Indonesia, bukan menghina.
“Ini harus ada rekam digital ya, direkam semua. Insyaallah kita mencapai 80 sekian juta. Aku minta biar saya, bisa tiap malam saya lihat-lihat,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengungkap perasaannya saat disebut ‘menghina bangsa Indonesia’.
“Saya bilang (ke diri sendiri) aduh apa iya ya, apa iya saya menghina bangsa Indonesia?”
“Dari umur muda, letnan dua, tidak punya apa-apa, saya siap mati untuk Republik. Kok, saya sampai hati mau menghina? Tidak! Sisa hidup saya hanya untuk menyelamatkan, membangun Republik Indonesia,” lanjutnya.
Pada momen tersebut, Prabowo menyatakan komitmennya berjuang untuk rakyat.
“Saya ingin mati membela kebenaran, keadilan, dan keselamatan rakyat saya,” tuturnya.
“Ini kehormatan bagi seorang prajurit, mati untuk rakyatnya. Masak saya mau menghina? Tetapi sudahlah, sekarang kita buktikan bersama,” sambung Prabowo mengungkap rasa gusarnya.
Baca Juga: Menkes Menyebut 1.824 Orang Kaya Masih Terima BPJS
Prabowo menyebut jumlah penerima MBG terbaru telah mencapai angka 60,2 juta anak-anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui, setelah pertama kali diluncurkan pada 6 Januari 2025.
Sementara itu, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat ini telah mencapai 23.000 SPPG, yang di antaranya dioperasikan oleh Polri. SPPG merupakan satuan kerja yang dibentuk untuk menjalankan dapur-dapur MBG.
“Jumlah (penerima MBG) ini kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan tiap hari, atau sama dengan 10 kali Singapura tiap hari, atau 2 kali Malaysia tiap hari,” pungkas Prabowo.
