Foto:Dok. Niaga Asia
Jakarta, TM – Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk Hashim Djojohadikusumo sebagai pimpinan delegasi Indonesia dalam Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-30 atau Conference of the Parties (COP30) yang bakal digelar di Belem, Brasil pada 6 hingga 21 November 2025.
Hal tersebut diungkap oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, beberapa waktu lalu. Ia menambahkan, Hashim ditunjuk dalam statusnya sebagai utusan khusus presiden di bidang energi dan perubahan iklim atau special envoy for climate change and energy.
“Pak Hashim akan menjadi sebagai utusan khusus presiden di bidang energi dan perubahan iklim, special envoy for climate change and energy akan mungkin delegasi kita. Nanti saya akan dampingi. Saya juga dengar tadi Pak Hanif (Menteri Lingkungan Hidup) akan dampingi,” kata Raja Juli dikutip Selasa (28/10).
Hasim, yang notabenenya adalah adik kandung Prabowo, disebut Raja Juli akan berbicara forum United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) pada 6–7 November 2025 dan menghadiri acara United for Wildlife Global Summit di Rio de Janeiro.
Selain menghadiri agenda utama COP30, Raja Juli mengatakan delegasi Indonesia juga akan mengikuti roundtable business meeting untuk menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Pasar Karbon (Carbon Market).
Sebelumnya, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung penuh kepemimpinan Brasil dalam COP30 saat menerima kunjungan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10).
“Saya mendukung Brasil dalam kepemimpinannya di COP30 dengan inisiatif-inisiatif Brasil. Mereka mendirikan dana investasi untuk melestarikan hutan tropis, dan Indonesia akan ikut berpartisipasi. Apa yang Brasil investasikan, kita juga akan investasikan di dana tersebut,” ujar Prabowo.
Ia turut menyatakan bahwa Indonesia akan mengirim delegasi kuat ke COP30 sebagai wujud nyata komitmen terhadap aksi global penanganan perubahan iklim.
