Foto:Dok. PDI Perjuangan
Jakarta, TM – Hasto Kristiyanto kembali ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-Perjuangan (PDI-P) untuk periode 2025-2030 oleh Ketua Umum (Ketum) Megawati Soekarnoputri.
Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah PDIP Ganjar Pranowo.
“Mas Hasto Sekjen, sudah dilantik,” kata Ganjar dikutip dari Tempo, Kamis (14/8).
Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi PDIP Adian Napitupulu turut mengungkap hal yang sama.
“Untuk posisi Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Ibu Megawati menunjuk kembali Mas Hasto Kristiyanto untuk periode 2025-2030,” ujar Adian dikutip dari Kompas.com.
Baca Juga: Presiden Prabowo Bakal Terbitkan Keppres Abolisi Tom Lembong dan Amnesti Hasto
Dengan penunjukkan ini, maka Hasto sudah tiga periode menjadi Sekjen PDIP. Melansir berbagai sumber, Hasto mengawali karier politiknya pada 2004 dan terpilih menjadi anggota Komisi VI DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur.
Pada 2014, Hasto terlebih dahulu ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) PDIP untuk menggantikan Tjahjo Kumolo yang diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri.
Setahun berselang, Hasto secara resmi ditunjuk menjadi Sekjen PDIP untuk periode 2015-2020. Kemudian, ia diangkat kembali menjadi Sekjen untuk masa bakti 2019-2024 pada Kongres ke-V PDIP di tahun 2019.
Pada 24 Desember 2024, Hasto Kristiyanto ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) DPR RI periode 2019-2014 yang melibatkan Harun Masiku dan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Ia divonis hukuman penjara selama 3,5 tahun.
Namun, Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti atau pengampunan kepada 1.178 orang. Salah satunya adalah untuk Hasto Kristiyanto. Ia pun resmi bebas dari tahanan KPK pada Jumat, 1 Agustus, malam.
