Foto:Dok. Tim Media Menhan SS
Jakarta, TM – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan komitmen Indonesia untuk menjaga integritas dan keamanan di kawasan, sejalan dengan prinsip sentralitas ASEAN serta visi Indo-Pasifik yang damai, stabil, inklusif, dan berbasis aturan.
Penegasan tersebut disampaikan Sjafrie saat menghadiri Pertemuan 2+2 Indonesia-Jepang ke-3 yang digelar di Iikura Guest House, Tokyo, pada Senin (17/11).
Secara umum, pertemuan tahunan ini menjadi langkah konkret kedua negara dalam memperkuat kemitraan strategis di bidang pertahanan, yang mencakup modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) hingga penguatan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik
Menurut Sjafrie, kedua negara perlu berkolaborasi dan memperkuat kemitraan strategis, khususnya dalam menghadapi tantangan kemanan maritim serta dinamika geopolitik kawasan yang terus berkembang.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Tinjau Kesiapan Yon Teritorial Pembangunan 857/Gana Gajahsora di Aceh
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang erat serta kolaborasi praktis sebagai landasan utama penguatan kemitraan pertahanan Indonesia-Jepang.
“Pertemuan ini berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif. Indonesia dan Jepang sepakat untuk memperkuat kerja sama pertahanan secara nyata dan terukur, guna memberikan kontribusi signifikan bagi perdamaian dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Kami menantikan kelanjutan dialog strategis pada pertemuan 2+2 mendatang,” tutur Menhan Sjafrie.
