Foto:Dok. Masjid Nusantara
Jakarta,TM – Masjid Nusantara bersama Cinta Quran Foundation resmi meluncurkan Gerakan Pembangunan 99 Masjid Asmaul Husna dalam Rapat Umum Pemegang Wakaf (RUPW) 2026 yang digelar di Jakarta, Minggu (8/3). Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat sekaligus ruang pemberdayaan masyarakat.
Dalam gerakan ini, setiap masjid akan mengangkat satu nama dari Asmaul Husna. Konsep tersebut diharapkan menghadirkan nilai keagungan Allah SWT sebagai inspirasi kehidupan masyarakat sekitar. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat spiritual, sosial, dan pendidikan.
Selama 13 tahun terakhir, Masjid Nusantara telah membangun 265 masjid di berbagai pelosok Indonesia. Lembaga ini menegaskan komitmennya untuk menghadirkan masjid yang bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat peradaban umat.
CEO Masjid Nusantara, Pras Purworo, menekankan pentingnya peran masjid dalam sejarah Islam.
“Sejak masa Rasulullah SAW, bangunan pertama yang didirikan adalah masjid. Dari sanalah umat dirukunkan, dididik, dan dikuatkan aqidah serta keimanannya. Masjid menjadi pondasi lahirnya peradaban,” ujarnya.
Baca Juga: 7 Orang Meninggal Dunia Akibat Longsor Gunungan Sampah di TPST Bantargebang
Ia menambahkan, program 99 Masjid Asmaul Husna diharapkan mampu memperkuat peran masjid sebagai sentra penguatan iman dan pembangunan masyarakat, termasuk di wilayah pelosok.
Sinergi untuk Umat
Founder Cinta Quran Foundation, Ustadz Fatih Karim, menegaskan bahwa masjid memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar tempat shalat.
“Masjid adalah pusat pembinaan umat, pendidikan Al-Qur’an, dan aktivitas sosial yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” jelasnya.
Melalui sinergi kedua lembaga, pembangunan 99 Masjid Asmaul Husna ditargetkan menjangkau daerah-daerah yang masih membutuhkan fasilitas masjid layak. Program ini juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan wakaf, sehingga semakin banyak masjid hadir sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan.
Dengan dukungan masyarakat, Masjid Nusantara optimistis gerakan ini akan menjadi langkah nyata menghadirkan masjid yang hidup, memberdayakan, serta membawa manfaat luas bagi umat di seluruh penjuru negeri.
