Foto:Dok. KAI
Jakarta, TM – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNas) hingga tahun 2030, merancang pembangunan KRL (Kereta Rel Listrik) di wilayah Bandung Raya.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan, elektrifikasi jalur KRL rute Padalarang-Cicalengka sepanjang 42 kilometer ditargetkan rampung dan dapat beroperasi paling lambat dua tahun lagi.
“Paling lambat 2027 bisa diselesaikan, supaya masyarakat Jawa Barat, khususnya di wilayah Bandung dan sekitarnya, bisa menikmati perjalanan yang lebih efisien,” kata Dudy dikutip dari Antara, Senin (13/10).
Baca Juga: Kunjungi DAOP 8 Surabaya, Dirut KAI Sapa dan Dukung Peserta Tes Pegawai KAI
Keberadaan KRL di wilayah Bandung Raya diklaim dapat memangkas waktu tempuh perjalanan harian masyarakat secara signifikan, dari dua jam menjadi sekitar satu jam.
Dudy menambahkan, proyek KRL Bandung Raya masih dalam pembahasan soal biaya. Saat ini Kemenhub masih menghitung anggaran proyek tersebut, termasuk skema pembiayaan, yang tidak akan sepenuhnya dibiayai APBN.
“Ada partisipasi dari BUMN dan swasta yang akan berinvestasi. Ini bagian dari upaya mendorong pembiayaan kreatif di sektor transportasi,” ujar dia.
