Jakarta, TM – Dalam rangka meningkatkan kapasitas pertolongan pertama di lingkungan maritim, Lembaga Kesehatan TNI Angkatan Laut (Lakesla) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah (FK UHT) Surabaya menggelar kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Maritime First Aid – Basic yang melibatkan unsur militer, akademisi, dan masyarakat pesisir.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Lembaga Kesehatan Kelautan TNI AL, Kolonel Laut (K/W) Dr. Titut Harnanik, dr., M.Kes., SpKL. Subsp. PH (K). Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari sinergi pertahanan dan kemanusiaan di wilayah laut Indonesia.
“Kesiapsiagaan di laut adalah misi bersama. Kami berharap para peserta dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan pertama saat terjadi kondisi darurat,” ujar Kolonel Titut.
Pelatihan Multisektor: Dari Militer hingga Nelayan
Peserta pelatihan berasal dari berbagai institusi dan kalangan, mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan maritim. Mereka terdiri dari personel TNI Angkatan Laut, unsur Komponen Cadangan (Komcad) Matra Laut Wilayah Surabaya, serta perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya. Selain itu, hadir pula tim tanggap darurat dari IDERU (Indonesia Disaster Emergency Response Unit)Jawa Timur, para relawan dari Menwa Airsoft Unit Tactical, serta nelayan dari wilayah pesisir Surabaya yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi kondisi darurat di laut.
Pelatihan ini mencakup materi pertolongan pertama yang penting untuk kondisi darurat di laut, seperti:
Teknik CPR dan penggunaan AED
Penanganan korban tenggelam
Evakuasi medis laut
Manajemen luka dan trauma
Kunjungan ke Chamber Dekompresi
Salah satu sorotan dari kegiatan ini adalah kunjungan peserta ke fasilitas Hyperbaric Chamber (Ruang Dekompresi) milik Lakesla, yang digunakan dalam terapi penyakit dekompresi atau decompression sickness—kondisi berbahaya yang kerap dialami oleh penyelam. Para peserta diberi pemahaman langsung mengenai fungsi dan prosedur penggunaan ruang dekompresi sebagai bagian dari sistem rujukan medis maritim TNI AL.
Sertifikasi dan Evaluasi
Seluruh peserta menjalani evaluasi akhir untuk memperoleh sertifikat kompetensi Maritime First Aid. Kegiatan ini juga menjadi ajang membangun jejaring dan meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir akan pentingnya respons cepat dalam situasi darurat di laut.