Ilustrasi Live Tiktok
Jakarta, TM — Layanan live streaming e-commerce 5545 mengungkapkan kekhawatiran serius atas gangguan siaran TikTok LIVE yang terjadi pada Sabtu malam (30/8). Gangguan tersebut dinilai berdampak langsung pada pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) yang menggantungkan penjualan harian mereka pada kanal digital.
Iman Nugroho, salah satu pendiri 5545, menjelaskan bahwa sejak berdiri dua tahun lalu, perusahaannya hadir sebagai solusi bagi pelaku usaha yang ingin memaksimalkan potensi perdagangan melalui siaran langsung.
“Kami menyediakan layanan end-to-end—studio, operator, hingga host—agar klien bisa fokus menjual tanpa harus memikirkan aspek teknis,” ujarnya, Sabtu (30/8) di Jakarta.
Saat ini, 5545 mengoperasikan 15 studio live yang digunakan setiap hari oleh berbagai kalangan, mulai dari UMKM pemula hingga perusahaan besar. Namun, pada pukul 20.45 WIB, salah satu studio mengalami gangguan mendadak saat melakukan siaran langsung di TikTok. Layar menampilkan notifikasi “Couldn’t go LIVE”, meski sistem internal dan jaringan berjalan normal.
“Gangguan ini bukan hanya menghentikan penjualan klien secara tiba-tiba, tetapi juga merusak kepercayaan pembeli yang menunggu interaksi langsung,” kata Iman.
Baca Juga: Komisi XI DPR RI ‘Kunker’ ke Australia di Tengah Gelombang Demo
Ia menekankan bahwa dampaknya sangat terasa bagi UMKM, di mana setiap menit siaran adalah peluang transaksi.
“Ketika akses itu diputus tanpa kejelasan, omzet harian langsung terpengaruh.”
Iman menilai langkah penangguhan TikTok LIVE sebagai keputusan yang tidak bijak dan tidak relevan. Menurutnya, kebijakan tersebut justru merugikan pelaku bisnis yang tidak terkait dengan aksi demonstrasi yang menjadi latar belakang keputusan TikTok.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi. Mereka seharusnya dilindungi, bukan dikorbankan oleh kebijakan sepihak yang tidak transparan,” tegasnya.
Ia mendesak pemerintah untuk terlebih dahulu mengidentifikasi penyebab gangguan—apakah berasal dari masalah teknis, kebijakan platform, atau faktor lain—sebelum mengambil langkah ekstrem.
Baca Juga: Kapolri: Presiden Beri Instruksi TNI-Polri Tindak Tegas Aksi Massa Anarkis
Dari informasi yang diterima, TikTok menyatakan bahwa penangguhan dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian menyusul meningkatnya kekerasan selama protes di Indonesia.
“Kami menjaga TikTok tetap aman dan beradab. TikTok LIVE ditangguhkan sementara selama beberapa hari di Indonesia, termasuk layanan streaming e-commerce TikTok Shop,” demikian bunyi pengumuman resmi platform tersebut.
Iman berharap ada penjelasan terbuka dan solusi yang berpihak pada pelaku usaha, khususnya UMKM.
“Setiap live streaming bukan sekadar tayangan. Bagi kami, itu adalah nyawa bagi ratusan pelaku usaha yang menggantungkan hidupnya di sana.”
