Presiden Prabowo (tengah) didampingi Seskab Teddy Indra Wijaya (kanan) dan Mensesneg Prasetyo Hadi (kiri) melaksanakan salat Iduladha di Masjid Istiqlal, Jakarta. Dok: Cahyo-Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta,TM – Presiden Prabowo Subianto menunaikan salat Iduladha 1446 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (6/6).
Berdasarkan pantauan, Presiden Prabowo tiba di Masjid Istiqlal sekitar pukul 06.35 WIB dan disambut oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Pelaksana Harian Menteri Agama Sahiron, serta Pelaksana Tugas Imam Besar Masjid Istiqlal Mulawarman.
Pelaksanaan salat Iduladha dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan Imam H. Mutakhir Abdurahman, Lc., MA, sementara khatib adalah Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., yang menyampaikan khutbah bertema “Menebar Cinta Kasih Melalui Ibadah Kurban”.
Khatib menekankan pentingnya menjadikan ibadah kurban sebagai manifestasi dari keikhlasan, kepedulian sosial, dan cinta kasih terhadap sesama.
Baca Juga: Menang Lawan Cina, Timnas Indonesia Jaga Asa Mentas ke Piala Dunia 2026
Ibadah kurban, lanjut khatib, bukan hanya seremonial penyembelihan hewan saja, melainkan terdapat nilai-nilai spiritual dan sosial.
“Kurban adalah bentuk aktualisasi dari cinta kasih. Cinta kepada Allah yang ditunjukkan dengan ketaatan dan cinta kepada sesama manusia yang ditunjukkan melalui berbagi,” kata khatib.
Khatib juga mengajak para jamaah untuk menjadikan momentum Iduladha ini sebagai titik tolak untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan untuk ketahanan keluarga, ketahanan negara, dan perdamaian dunia.
“Mari kita kobarkan kembali semangat pengorbanan dan cinta kasih Nabi Ibrahim dan keluarganya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap khatib.
“Jadikan ibadah kurban tahun ini bukan sekedar ritual tahunan, tetapi sebagai pengingat bahwa membangun negeri membutuhkan ketulusan, kerja sama, dan pengorbanan dari semua pihak,” sambungnya.
