Foto:Dok. Penkostrad
Jakarta, TM – Upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah perbatasan terus digencarkan oleh Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad. Melalui Pos Lookeu, prajurit TNI melaksanakan program pembinaan ketahanan pangan bersama warga Desa Lookeu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Selasa (14/4).
Program ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat di daerah binaan. Kali ini, kegiatan difokuskan pada pembangunan kebun tomat yang diharapkan dapat menjadi lahan produktif bagi warga setempat.
Dalam pelaksanaannya, personel Pos Lookeu bersama masyarakat bergotong royong mengolah lahan. Mereka membajak tanah, membersihkan kebun dari batu besar, hingga menyiapkan media tanam. Semangat kebersamaan terlihat jelas di setiap tahapan, mencerminkan kuatnya nilai gotong royong di perbatasan.
Danpos Lookeu, Serka Hakkul Amin, menegaskan bahwa program ini bertujuan mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
“Kami berharap kebun tomat ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik untuk konsumsi sendiri maupun sebagai sumber tambahan penghasilan,” ujarnya dalam siaran pers Penerangan Kostrad, Kamis (16/4).
Baca Juga: Poin Penting Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Amerika Serikat
Lebih lanjut, Serka Hakkul Amin menambahkan bahwa Satgas Yonarmed 12 Kostrad berkomitmen mendukung berbagai kegiatan positif di wilayah perbatasan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan warga.
Selain itu, kegiatan produktif seperti berkebun diyakini mampu menciptakan lingkungan yang mandiri dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan sosial di daerah perbatasan.
