Foto:Dok.RRI
Jakarta, TM – Surat-surat Raden Ajeng (RA) Kartini diakui oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) sebagai bagian dari Warisan Ingatan Dunia atau Memory of The World (MoW).
Pengakuan tersebut diumumkan dalam pembukaan seminar dan pameran “Kartini’s World: A Perspective and Legacy on Equality” di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) pada Selasa (19/8/2025).
“Indonesia berhasil menjadikan surat-surat RA Kartini sebagai Memory of The World UNESCO. RA Kartini sebagai tokoh emansipasi wanita,” ujar Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon, dikutip dari kompas.com, Rabu (20/8).
Fadli menyebut 179 surat yang ditulis RA Kartini menjadi inspirasi besar bagi kaum perempuan di usianya yang sangat muda.
Baca Juga: Peringati HUT ke-80 Jabar, KCIC Hadirkan Hiburan Budaya hingga Diskon Spesial
Ia mengatakan penetapan ini merupakan pengakuan dunia atas kontribusi besar tokoh perempuan Indonesia terhadap peradaban global.
“Dengan dimasukkannya surat-surat RA Kartini ke dalam Memory of the World, menandakan dunia telah mengakui warisan intelektual,” tutur Fadli.
Fadli Zon pun menyebut perjuangan kesetaraan gender merupakan proses panjang di seluruh dunia, dan perempuan Indonesia.
