Foto:Dok. Masjid Nusantara
Jakarta,TM – BSI Maslahat bersama Masjid Nusantara memulai pembangunan Masjid Nurlaila Naga di Dusun Naga, Desa Matawae, Kecamatan Sanonggoang, Kabupaten Manggarai Barat, pada Rabu (22/4). Kehadiran rumah ibadah ini diharapkan memperkuat kehidupan spiritual masyarakat yang selama ini terbatas fasilitasnya, sekaligus menjadi titik singgah strategis di jalur alternatif menuju Labuan Bajo dan Danau Sanonggoang.
Manager Waqf Group BSI Maslahat, Dwi Ristianto, menilai lokasi masjid memiliki potensi besar.
“Ke depan, jalur ini bisa menjadi akses yang lebih ramai. Kami berharap masyarakat menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid agar musafir maupun wisatawan yang singgah merasa betah,” ujarnya.
Pembangunan masjid ini juga menjawab kebutuhan mendesak warga. Sebelumnya, masjid lama sempat rusak parah hingga atapnya runtuh. Tokoh masyarakat setempat, Abdul Jeman, mengungkapkan keterbatasan ekonomi membuat warga kesulitan memperbaiki masjid secara mandiri.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Sudah lama kami memimpikan masjid yang layak. Dulu atap masjid kami sempat runtuh, tapi alhamdulillah tidak terjadi saat waktu shalat,” katanya.
Baca Juga: Trump Dievakuasi Usai Terdengar Suara Tembakan di Gedung Putih
Perwakilan Masjid Nusantara, Iman Handiman, menambahkan, pembangunan tidak hanya berfokus pada fisik bangunan, tetapi juga penguatan nilai keislaman.
“Harapannya, masjid ini bisa menjadi pusat pembinaan umat, memperkuat akidah, serta menjadi ruang yang nyaman bagi masyarakat dalam beribadah,” ujarnya.
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung khidmat. Rombongan yang menempuh perjalanan sekitar empat jam menuju lokasi disambut hangat masyarakat dengan prosesi adat berupa penyematan peci dan selendang, serta tarian tradisional anak-anak Dusun Naga. Acara ditutup dengan doa bersama dan shalat Dzuhur berjamaah sebagai penanda dimulainya pembangunan Masjid Nurlaila.
