Foto:Dok. Istimewa
Jakarta,TM – Masjid Nusantara bersama Cinta Quran Foundation (CQF) resmi memulai pembangunan Masjid Ar-Rahman di Kampung Pematang Durian, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Ahad (19/7).
Prosesi peletakan batu pertama ini menjadi tonggak awal Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna, yang menargetkan pembangunan dan renovasi 99 masjid di berbagai wilayah Indonesia.
Acara kick off berlangsung khidmat dengan kehadiran Dewan Pembina CQF Ustaz Fatih Karim, CEO Masjid Nusantara Pras Purworo, Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail, S.E.I., jajaran BCA Syariah, serta tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan dukungan luas terhadap program wakaf yang diharapkan memberi manfaat berkelanjutan bagi umat.
Sebagai mitra pelaksana, Masjid Nusantara menekankan pentingnya asesmen lapangan sebelum pembangunan dimulai. Proses ini mencakup penilaian urgensi kebutuhan masyarakat, kondisi bangunan, potensi kemanfaatan, hingga kesiapan warga untuk memakmurkan masjid setelah selesai dibangun.
“Kami ingin memastikan amanah wakaf tersalurkan tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat jangka panjang,” jelas CEO Masjid Nusantara, Pras Purworo.

Baca Juga: Menteri Keuangan Jajaki Kolaborasi Ekonomi Strategis dengan PBNU
Pras menambahkan, pemilihan lokasi pembangunan dilakukan melalui sejumlah kriteria ketat dengan memprioritaskan wilayah pelosok, kampung mualaf,daerah muslim minoritas, serta wilayah terdampak bencana.
“Selain itu, kamu juga memperhatikan potensi jamaah dan jarak antar masjid agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata,” ujarnya.
Peletakan batu pertama Masjid Ar-Rahman menjadi simbol dimulainya perjalanan panjang Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna. Melalui kolaborasi ini, Masjid Nusantara berharap semakin banyak amanah wakaf dapat diwujudkan menjadi masjid yang layak, nyaman, dan mampu memperkuat kehidupan spiritual masyarakat di berbagai pelosok Indonesia.
