Foto:Dok.yodyakarya.id
Jakarta, TM – Joao Angelo De Sousa Mota mengumumkan dirinya mundur dari jabatan Direktur Utama (Dirut) Agrinas Pangan Nusantara, Senin (11/8).
Pengunduran diri tersebut disampaikan Joao bertepatan dengan enam bulan dirinya memimpin BUMN pangan yang diharapkan dapat menjadi motor program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto.
Joao meminta maaf kepada presiden serta seluruh rakyat Indonesia lantaran belum bisa berkontribusi pada target pemerintah terkait swasembada pangan dan kesejahteraan para petani.
“Kami sudah menduduki jabatan ini, persis hari ini, kami menjabat selama enam bulan. Kami sampai hari ini belum dapat memberikan kontribusi yang nyata dan langsung kepada ekonomi negara, maupun kontribusi kami dalam mewujudkan kesejahteraan petani,” kata Joao dalam pernyataan pengunduran dirinya yang ditayangkan melalui akun YouTube Kompas TV, Senin (11/8).
Baca Juga: Eks Wamenlu Ungkap Lima Kejanggalan di Balik Kematian Arya Daru
“Oleh karena itu, kami dengan sangat menyesal, kami mohon maaf kepada seluruh warga negara, khususnya kepada petani, kepada negara, dan presiden yang telah menunjuk kami untuk mengemban jabatan ini. Jadi, perkenankan saya, menyampaikan pengunduran diri saya dan izinkan saya untuk meminta maaf,” lanjut dia.
Salah satu alasan yang mendorong tidak efektifnya pekerjaan Agrinas Pangan Nusantara diungkap Joao lantaran faktor anggaran dan birokrasi.
“Keseriusan presiden dalam mendukung menggerakkan upaya untuk kedaulatan pangan ini tidak didukung sepenuhnya oleh stakeholder dan pembantu-pembantunya, sehingga kami tak dapat dukungan maksimal langkah-langkah nyata, termasuk dukungan anggaran, sampai hari ini Agrinas Pangan Nusantara masih nol,” kata dia.
