Keindahan Dusun Butuh, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Foto. Dok: Endras/TM
Magelang, TM – Memasuki musim libur sekolah, berwisata ke Nepal Van Java bisa menjadi destinasi pilihan untuk pelesiran Anda bersama keluarga.
Terletak di Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tempat ini menawarkan eksotisme alam di bawah kaki Gunung Sumbing.
Disebut Nepal Van Java karena memiliki pemandangan dengan lanskap rumah penduduk di Dusun Butuh yang bertumpuk di lereng gunung dengan ketinggian 1.600 mdpl seperti di Negara Nepal.
Sebelum menjadi destinasi wisata seperti sekarang, awalnya Dusun Butuh merupakan jalur pendakian yang digunakan oleh para pendaki untuk menuju Gunung Sumbing.
Namun pada tahun 2019, penduduk setempat yang meninggali rumah dengan lanskap/topografi bertumpuk mengecat dinding rumah mereka dengan cat warna-warni.

Hal ini menarik perhatian sehingga banyak wisatawan yang berbondong-bondong berkunjung ke Dusun Butuh. Saat menempuh perjalanan ke Dusun Butuh, Anda bisa melihat lautan rumah warna-warni seperti di Nepal dengan background Gunung Sumbing.
Dengan ketinggian 1.600 mdpl, tempat ini memanjakan mata Anda dengan ‘lautan awan’ berlatar perkebunan yang memesona.
Ketika matahari terbit pun, pemandangan akan menjadi magis karena langit akan menunjukkan semburat kekuningan yang indah.

Ada beberapa spot foto Nepal Van Java yang bisa menjadi pilihan. Mulai dari Teras Nepal, Teras Masjid Baituttaqwa, Gardu Pandang Lembah Nepal, Gardu Pandang Punthuk Nepal, Patung Naga, dan Taman Depok memiliki latar pemandangan yang indah lengkap dengan Gunung Sumbing yang berdiri megah.
Baca Juga: Legenda Empat Raja Penjaga Keseimbangan Alam di Raja Ampat
Mata pencaharian mayoritas warga di dusun butuh adalah bertani dan berkebun. Suasana desa di Nepal Van Java juga sangat asri dan penduduknya terkenal ramah.
Saat berkunjung kesini, Anda bisa berkeliling sambil menikmati pemandangan sawah dengan bentuk terasering khas pedesaan.
Selain itu, Anda juga bisa mencoba aktivitas yang biasa dilakukan penduduk lokal, seperti bercocok tanam atau memetik hasil pertanian Dusun Butuh.
