Wamen PPPA memimpin Rapat Koordinasi dan Tindaklanjut Sinergi Usaha Hidroponik di Rusun Marunda, Jakarta, Rabu (20/8). (sumber: Humas KemenPPPA)
Jakarta, TM – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA), Veronica Tan mendorong kolaborasi lintas sektor antar pemerintah pusat, daerah dan dunia usaha untuk mengembangkan koperasi berbasis pertanian hidroponik di Rumah Susun Marunda.
Inisiatif KemenPPPA ini bertujuan memberdayakan ekonomi perempuan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang sejalan dengan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden.
“KemenPPPA melalui program RBI berupaya memberikan akses bagi perempuan untuk turut berpartisipasi dalam ekonomi sebagai subjek aktif pembangunan. Dalam perjalanannya, kami melakukan inventarisir masalah ke salah satu lokasi pilot project RBI di Rusun Marunda dan melihat bahwa peluang ekonomi dari pertanian hidroponik itu ada,” kata Veronica, dikutip dari kemenpppa.go.id, Kamis (21/8).
Dalam program PHTC yang berfokus pada anak sehat, pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi keluarga kuat, Veronica menyadari peluang ekonomi ini masih mengalami sejumlah tantangan.
Baca Juga: Surat-Surat RA Kartini Diakui Sebagai Warisan Ingatan Dunia oleh UNESCO
“Sayangnya, masih belum optimal karena saat ini profitnya masih sangat rendah. Oleh karena itu, kami berinisiatif menjalin kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan peluang tersebut,” tuturnya.
Oleh karena itu, pemerintah melalui KemenPPPA menjalin kolaborasi dengan sejumlah pihak untuk mengembangkan greenhouse di Rusun Marunda yang sudah dikelola selama sembilan tahun. Hasil panen yang dikelola ibu-ibu penghuni rusun akan dioptimalkan, sehingga bisa disalurkan melalui koperasi dan memenuhi permintaan pasar yang lebih besar.
“Program pemberdayaan perempuan di sektor ekonomi pertanian ini merupakan upaya kami dalam mendukung PHTC presiden dengan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih setempat. Kami saat ini masih berkoordinasi dalam tahap perencanaan dan akan melaksanakan kerja nyata supaya masyarakat baik perempuan, anak dan keluarga mendapatkan manfaatnya,” ujar Veronica.
