Foto:Dok. Istimewa
Jakarta, TM – Momen yang tidak biasa terlihat di lokasi bencana banjir bandang Koto Panjang Ikur Koto, Padang, ketika Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas sedang memanggul karung beras seorang diri.
Dengan menggunakan kemeja putih dan sepatu bot oranye, Zulhas melewati jalanan yang penuh lumpur.
“Saya sudah instruksikan kepada Bulog agar mensuplai logistik dan kebutuhan sebanyak dua kali lipat,” kata Zulha, Senin (1/12).
Zulhas menjelaskan, kebutuhan logistik di setiap wilayah diperkirakan mencapai satu ton.
Sementara, pegiat media sosial, Jhon Sitorus, justru menanggapi aksi Zulhas tersebut.
Dikatakan Jhon, kemunculan Zulhas di tengah bencana banjir bandang justru memicu kemarahan warga karena dianggap sebagai aksi pencitraan di tengah penderitaan masyarakat.
“Yang tadinya jadi sumber masalah, lalu Zulkifli Hasan muncul seolah-olah jadi Pahlawan,” ujar Jho, Rabu (3/12).
Baca Juga: Penanganan Dampak Banjir di Sumatra Jadi Prioritas Nasional
Ia menilai kebijakan pemerintah, termasuk yang berkaitan dengan tata kelola lingkungan dan perdagangan, turut memiliki kontribusi pada terjadinya bencana tersebut.
“Padahal, kebijakan-kebijakannya ikut berpartisipasi dalam bencana banjir bandang ini,” tegasnya.
Karena itu, ia menuturkan bahwa Zulkifli Hasan seharusnya meminta maaf terlebih dahulu, bukan tampil dengan aksi simbolik.
