Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Syamsu Rizal (Foto:Dok. Istimewa)
Jakarta, TM – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Syamsu Rizal, mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) segera bertindak menyikapi penculikan empat warga negara Indonesia oleh bajak laut yang terjadi di perairan Gabon, Afrika Tengah, saat para korban berada di atas kapal penangkap ikan IB FISH 7 di kawasan Teluk Guinea, Sabtu (10/1).
Syamsu Rizal yang akrab disapa Daeng Ical menilai pemerintah tidak boleh larut dalam memastikan kebenaran informasi yang berkembang. Apabila laporan penculikan tersebut terbukti, langkah penanganan harus segera ditetapkan secara terukur dan terkoordinasi.
“Keselamatan empat WNI harus menjadi prioritas utama,” tegas Deng Ical lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi Think Medio, Selasa (13/1).
Ia menilai pemerintah perlu segera berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, baik di dalam negeri maupun dengan otoritas setempat dan mitra internasional, untuk menentukan langkah terbaik dalam upaya penyelamatan para WNI tersebut.
“Termasuk dengan aparat keamanan dan pemerintah negara setempat, agar langkah yang diambil tepat dan efektif,” tambahnya.
Baca Juga: BGN Alokasikan Anggaran MBG Rp1,2 Triliun per Hari Mulai Mei 2026
Lebih lanjut, Daeng Ical mengingatkan bahwa Indonesia memiliki pengalaman dalam menangani kasus serupa. Ia mencontohkan keberhasilan penyelamatan WNI dan kapal kargo MV Sinar Kudus yang dibajak perompak di Perairan Somalia pada tahun 2011.
“TNI memiliki pengalaman berharga dalam operasi penyelamatan WNI di luar negeri, seperti pada kasus MV Sinar Kudus,” tuturnya.
Daeng Ical berpendapat bahwa pengalaman tersebut harus menjadi modal penting jika diperlukan langkah-langkah khusus demi menyelamatkan keempat WNI.
Politisi asal Dapil Sulawesi Selatan I itu berharap pemerintah dapat bertindak cepat, dan mengedepankan keselamatan para WNI, sekaligus memastikan komunikasi yang transparan kepada publik dan keluarga korban.
