Pesawat tempur Rafale T-0301 yang akan memperkuat TNI AU. (Dok. Swidersk Maciejka)
Jakarta, TM — Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru disiapkan untuk menjadi home base pesawat tempur terbaru TNI Angkatan Udara (TNI AU), Rafale, yang dijadwalkan tiba di Indonesia pada akhir Januari 2026.
“Ke depan, Skadron Udara 12 akan diperkuat dengan kehadiran pesawat tempur Rafale yang direncanakan tiba pada akhir Januari 2026, sebagai bagian dari modernisasi alutsista untuk semakin meningkatkan daya tangkal dan kesiapsiagaan TNI Angkatan Udara,” ungkap Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris dikutip dari unggahan instagram @lanud_roesmin_nurjadin, Kamis (8/1).
Baca Juga: TNI AD Kirimkan Tas Sekolah dan Alat Tulis untuk Anak-Anak Terdampak Banjir
Sebelumnya, Skadron Udara 12 merupakan home base bagi pesawat tempur produksi Inggris, Hawk 109/209, yang telah menjadi kekuatan TNI Angkatan Udara sejak 1996. Operasional Hawk kini telah dipindahkan ke Skadron Udara 1 Lanud Supadio, Pontianak, jelang kedatangan Rafale.
Prosesi pemindahan operasional pesawat tersebut ditandai dengan Upacara Tradisi Pelepasan Pesawat Hawk 109/209 di apron base ops Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (7/1), yang dipimpin langsung oleh Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto.
“Pesawat Hawk 109/209 telah menjadi bagian penting perjalanan tugas Skadron Udara 12, baik dalam menjaga kesiapsiagaan pertahanan udara maupun pembinaan kemampuan tempur penerbang. Jejak pengabdiannya di Bumi Lancang Kuning akan selalu menjadi catatan sejarah satuan,” tegas Pangkoopsau.
Indonesia dilaporkan akan menerima tiga unit pesawat Rafale yang termasuk ke dalam batch pertama. Masing-masing pesawat memiliki nomor registrasi T-0301, T-0302, dan T-0303.
Hadirnya Rafale merupakan realisasi dari kontrak pengadaan 42 pesawat yang sebelumnya ditandatangani oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, yang saat itu berada di bawah kepemimpinan Menhan Prabowo Subianto, dengan Dassault Aviation pada Februari 2022.
